Kartu Internetan Flexy terbaru emang bagus….

Kebetulan sekarang saya lagi OL di kantor notaris. Saya konsultan komputer di sana. Beliau baru beli modem Flexy dengan kartu terbarunya EVDO. Disebutkan oleh telkom bahwa kecepatannya sekarang up to 3 Mbps. Keren juga. Nah saatnya melakukan pengujian

saya menggunakan speedtest.net untuk pengujian awal, kita lihat berapa dapatnya sekarang. Saat ini jam sibub pukul 13:39.

 

 

 

 

cepat juga hasilnya, sekarang kita test ping ke situs favorit masyarakat. kita coba ke  www.google.com, hasilnya adalah :

 

 

 

kita coba ke www.facebook.com, hasilnya adalah :

 

 

 

kesimpulan sementara:

flexy evdo dibandingkan dengan yang dijanjikan masih jauh selisihnya. tapi dibandingkan kecepatan flexi yang lama, ini lebih seru….

untuk ke facebook ternyata membutuhkan waktu yang lebih lama daripada ke google. mungkin karena lokasi servernya jauh.

sementara ini saja ulasan saya, mungkin dapat membantu anda dalam memiliki kartu cdma ataupun gsm untuk berinternet.

terima kasih…..

Pendidikan Indonesia saat ini bagaimana?

Hari ini adalah hari pembagian rapor kenaikan kelas untuk peserta didikku. Kata peserta didik sekarang dijadikan pengganti siswa/siswi yang biasa digunakan. Bagi saya kata ini tidak asing karena di kegiatan kepramukaan kami biasa menggunakan kata peserta didik karena maknanya lebih dalam. Sebelum menerima rapor ada beberapa tahapan yang telah dilalui oleh guru, walikelas dan peserta didik sendiri. Saya pun termasuk paling aktif di dalamnya.

Sebagai guru jurusan di SMK, tentu materi ulangan umum saya ada yang bersifat praktek, dan ada pula yang bersifat teori. sebagian orang berfikir bahwa penilaian dalam ulangan umum ini akan berbeda, tapi menurut saya kurang lebih sama saja. Yang saya soroti disini adalah perubahan signifikan pola pendidikan atau tepatnya kesempatan penilaian untuk peserta didik. Read more »

Payung Hukum Baru Untuk Gerakan Pramuka

sumber: http://www.pramuka.or.id/news/2010/10/28/payung-hukum-baru-di-usia-50/

“Prok … prok … prok.” Tepuk Pramuka berkumandang di ruang sidang paripurna Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan. Ratusan anggota dewan yang terhormat ini tidak canggung bertepuk Pramuka setelah Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyampaikan pandangan akhir tentang Rancangan Undang-Undang Gerakan Pramuka. Selasa, 26 Oktober 2010, Sidang Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyampaikan “Dengan ini Rancangan Undang-Undang Gerakan Pramuka disahkan menjadi undang-undang,” kata Priyo. Priyo yang ketika remaja tahun 1980-an juga pernah menjadi anggota pramuka, mengaku kagum dengan organisasi ini. Seluruh fraksi sepakat menyetujui rancangan undang-undang ini. Ketukan palu sidang oleh Priyo menandakan babak baru organisasi kepramukaan di Indonesia. Maklum selama ini dasar hukumnya hanya berupa Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka. Melalui keputusan tersebut, organisasi-organisasi kepanduan yang ada, melebur diri ke dalam wadah baru bernama Gerakan Pramuka. Ketua Komisi Pendidikan DPR Mahyuddin dalam sambutannya memaparkan, undang-undang ini disusun untuk menghidupkan kembali semangat dan perjuangan yang dijiwai nilai-nilai Pancasila. Penyelenggaraan pendidikan kepramukaan, katanya, harus bersifat mandiri, sukarela, dan non-politis dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Undang-undang ini juga mengatur hak dan kewajiban orang tua dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan kepramukaan. Andi Mallarangeng yang mewakili Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung penuh terbitnya Undang-Undang Gerakan Pramuka. Menurut Andi, kini Pramuka di Indonesia memiliki payung hukum dan bakal lebih bergairah dalam melakukan semua kegiatannya. “Pramuka selama ini telah memberikan kontribusi yang cukup penting dalam perjuangan negeri ini,” tegasnya. Andi menjelaskan dengan disahkannya undang-undang akan menjadi pijakan penting melakukan Revitalisasi Gerakan Pramuka sesuai yang dinginkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pramuka Indonesia, ujarnya, harus bisa menjadi bagian penting dari Pramuka dunia. Undang-Undang Gerakan Pramuka memang memberi ruang yang luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam pendidikan kepramukaan. “Mereka dapat membentuk gugusdepan (gudep) Pramuka berbasis komunitas, selain gugus depan berbasis sekolah.” Hizbul Wathan dan Pandu Keadilan, ujar Andi Mallarangeng, berhak mendirikan gudep. Hizbul Wathan–organisasi kepanduan milik Muhammadiyah sebelum tahun 1961–hidup kembali di awal Reformasi. Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera membentuk Pandu Keadilan. Menurut Andi, kedua organisasi tersebut dapat membentuk satuan komunitas di tingkat kwartir dan mengadakan kegiatan tersendiri. Pasal 22 dalam Undang-Undang Gerakan Pramuka menjelaskan gudep berbasis komunitas meliputi komunitas kewilayahan, agama, profesi, organisasi kemasyarakatan, dan lainnya. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar mengajak Hizbul Wathan dan Pandu Keadilan bahu-membahu mendidik generasi muda agar memiliki karakter yang sesuai dengan nilai Pancasila dalam menghadapi era globalisasi. “Kini saatnya menyingkirkan kepentingan individu dan kelompok,” kata Azrul setelah menghadiri Sidang Paripurna DPR. Menurut Azrul, selama ini pihaknya terbuka terhadap aspirasi lembaga dan kelompok masyarakat untuk membentuk gudep Pramuka. Sekolah-sekolah Muhammadiyah misalnya, sejak 1980-an mendirikan gudep. Begitu juga pondok pesantren seperti Gontor dan Darunnajah telah lama memiliki gudep. Lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Sekolah Islam Terpadu juga memiliki gudep. Pada Maret 2008 mereka mengadakan jambore tingkat nasional di Bumi Perkemahan Cibubur, yang diikuti ribuan anggotanya. Pembukaan acara ini dilakukan oleh Hidayat Nur Wahid, mantan Ketua Majelis Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera. Ketua Kwarnas Azrul Azwar hadir untuk menyematkan kacu merah-putih kepada perwakilan peserta. Di lingkungan lembaga pendidikan Kristen dan Katolik, Gudep Pramuka juga menjadi salah satu wadah aktivitas siswanya. Begitu pula Gudep Pramuka di bawah naungan organisasi keagamaan Hindu dan Budha. Anggota Penggalang dan Penegak dari Gudep kekhususan ini selalu mengikuti kegiatan Pramuka di tingkat daerah, nasional dan internasional. Beberapa pekan lagi, Kwartir Nasional akan meresmikan Gudep komunitas berbasis Sekolah Islam Terpadu dan Katolik serta Perguruan Taman Siswa. Ketua Yayasan Majelis Luhur Taman Siswa Tyasno Sudarto sudah bertemu dengan Ketua Kwarnas Azrul Azwar membicarakan hal ini. “Mari kita bekerjasama membangun karakter generasi muda dan menyiapkan mereka menghadapi isu-isu global seperti konsumerisme, kesehatan masyarakat, perubahan iklim dan lainnya,” kata Azrul yang juga Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jadi, kata Azrul, Undang-undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka tidak melanggar pasal 28C UUD 1945 tentang kemerdekaan berserikat dan berkumpul. Pasal 47 UU ini mengamanatkan dalam jangka waktu dua tahun, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Gerakan Pramuka harus disesuaikan dengan ketentuan UU yang baru. Kwartir Nasional sendiri pada awal November 2010 mengadakan rapat bersama pimpinan kwartir daerah di Cibubur, Jakarta Timur. Peserta rapat sepakat merampungkan draft anggaran dasar dan anggaran rumah tangga pada tahun 2011. Setahun berikutnya baru dilakukan musyawarah nasional untuk menetapkan aturan yang baru. Diharapkan undang-undang ini jadi kado istimewa untuk peringatan 50 tahun Gerakan Pramuka pada 14 Agustus 2011 dan 100 tahun kepanduan di Indonesia pada tahun 2012. Wk. Untung Widyanto/Andalan Nasional

Sulitnya berurusan surat dengan pemerintah…

Saya sedang dalam penelitian skripsi yang kesekian kalinya, soalnya gagal terus sich… hehehehehe. Penelitian kali ini mengharuskan saya untuk mengambil data dari dinas-dinas terkait di kota pekanbaru. Awalnya saya upayakan untuk mencari data sendiri aja di internet, namun setelah mengolah data ditemukan bahwa data tersebut sudah tidak valid lagi alias kadaluarsa. setelah berkonsultasi dengan jurusan, saya disarankan untuk mengambil data dari pihak pemerintah saja. jadi saya mengajukan surat untuk pengambilan data ke 3 dinas terkait yaitu : Dinas Tata Kota Pekanbaru, Bappeda Pekanbaru, dan Dinas PU Pekanbaru. Hari kamis surat dimasukkan, senin dan selasa katanya bisa dilihat disposisinya.

Senin dilihat, masih di atas (Ruang kepala dinas), selasa dilihat juga masih diatas, rabu besok hari terakhir kerja mana sempat kepala dinas melihat surat2, abis tu libur, selasa baru masuk lagi, salam-salaman lagi…kapan suratnya didisposisi..

memang urusan surat-surat kepala dinas itu langsung yang membaca dan memberikan disposisi, sedangkan tugas-tugasnya banyak sekali. jadi membaca surat itu gak bakalan sempat beliau baca. aih… entahlah….

kalau gini, kapan selesai skripsiku ini…

Persepsi Orang Malaysia sekarang, Memuakkan…. (sebuah opini lagi)….

Indonesia-malaysia

Persaudaraan Indonesia-Malaysia

Terus terang saya tidak terlalu suka berkomentar masalah politik dan Hubungan Internasional, tapi benar-benar kali ini saya angkat bicara. Sekedar melepaskan rasa yang tertahan di dada mengenai hal yang sedang hangat dibicarakan orang sekarang.

Tadi, barusan saya menonton sebuah acara di Global TV, Rossy. disitu salah satu tamunya yang online dari malaysia Mr. Azam mengatakan bahwa persepsi umum orang malaysia dulu tentang indonesia adalah negara yang dapat dikatakan saudara seiya sekata. namun anak malaysia sekarang persepsi mereka adalah orang indonesia itu adalah orang yang menjadi tukang bangunan, pembantu rumah tangga dan kerja kasar lainnya di malaysia. Kemudian staff ahli presiden pun langsung tersinggung dengan pernyataan tersebut.

Read more »

Kisah pendidikan: 6 Hal yang paling…..

Suatu hari, ketika memberikan pelajaran pada majelis ilmunya, Imam Bukhari memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya. Wahai murid-muridku, katakanlah kepadaku apa yang paling besar didunia ini ?. Murid-muridnya menduga-duga hingga ramailah suara di majelis tersebut. kemudian ada yang berbicara, Tuan guru, yang paling besar adalah gunung-gunung. Ada pula yang mengatakan yang paling besar adalah matahari, wahai Tuan guru. Dan masih banyak pendapat lain yang beredar. Kemudian Imam Bukhari menjawab, yang kalian katakan itu memanglah sesuatu yang besar, kalian semua tidak salah wahai murid-muridku. Tapi yang paling besar adalah Read more »

Terimakasih, PSPS….

Ditulis oleh Tribun Pekanbaru    Selasa, 01 Juni 2010 02:48

PSPS Pekanbaru mengakhiri perjalanan panjangnya di Indonesia Super League (ISL) musim dengan manis.Sebagai tim yang baru promosi, prestasi tim berjuluk Askar Bertuah  ini bisa dibilang luarbiasa. Dzumafo Herman cs finish di urutan ketujuh setelah bermain imbang 2-2 melawan Persema Malang di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Minggu (31/05) Read more »

LKS SMK Dumai 2010: hari ke 4, 3 Mei

Hari ke-4 sebenarnya cuma acara penutupan, saya tidak ada semangat untuk ikut, tapi ada suntikan dari kontingen untuk tetap hadir di acara tersebut. Siapa tau web design menang. Ya… ya… ya…

Yang paling membuat saya malas ikut itu sebenarnya transportasi. Panitia itu gak pernah serius dengan transportasi. paling-paling gak ada yang jemput antar. peserta terlantar begitu aja, mereka kayak hantu semua, pas dicari pasti gak jumpa. tapi, tak apa lah. ikut aja. lumayan jumpa teman2 guru dari smk lain. Read more »

LKS SMK Dumai 2010 : Hari ke 3, 2 Mei

Ada sedikit kesempatan untuk mengisi blog walau sebenar disempat-sempatkan aja. Saya kembali terkenang ketika di Dumai mengikut LKS SMK, hari ketiga. Hari itu adalah hari terakhir perlombaan. tapi sebelumnya saya ceritakan pembicaraan saya (evaluasi) terhadap web design dari utusan Pekanbaru.

Malam itu, tgl 1 Mei, saya putuskan kita istirahat sejenak untuk kembali latihan jam 9 malam. Jadi malam itu saya ke kamar siswa, untuk membicarakan persiapan esok hari. Sebelum belajar dimulai saya review dulu hasil pekerjaannya hari itu. Ternyata tampilan web yang dibuatnya tidak istimewa, flashnya tidak jalan. gak matang rupanya pembuatannya. Saya sebenarnya maklum aja, panitia dumai adalah SMK Taruna yang siswanya juga peserta lomba Web Design. Disana mereka belajar pake Flash MX, Read more »

Kasus Microsoft Excel: Memasukkan angka lebih dari 15 digit tanpa diubah menjadi 0 belakangnya

Excel

Tampilan Ms. Excel

Mungkin judul diatas terlihat aneh, atau teman-teman mengatakan dalam hati “Maksud loh….?”. Jadi saya ceritakan dahulu bagaimana kasus ini bermula.

Awalnya kemarin, saya dilemparkan pertanyaan bagaimana caranya menuliskan angka lebih dari 15 karakter tapi tidak diubah belakangnya menjadi 0?. Contohnya : 123456789123456789123456789. Jumlah karakter dari angka tadi adalah 27 (9 x 3). Nah mulai dari karakter ke 16 akan berubah menjadi 0 seperti berikut : 123456789123456000000000000. Saya bingung juga, Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.