Kisah si Pemuda Kelana, Pengantar awal semesterku….


Posting ini saya persembahkan buat semuanya atas permintaan saudara Akhmad Syahrul Alim
zhions@gmail.com

Awalnya saya cuma membalas comment beliau, tapi saya pikir ada baiknya dibuat jadi posting tersendiri. Ini berkaitan dengan pengalaman pertama memasuki kelas.

Cerita pemuda eropa yang sedang berpetualang. Itu asli saya menyadur aja (dengan sedikit kreasi dan bahasa tubuh yang lucu kayak srimulat…hahahahaha…), saya ambil dari buku Quantum Teaching. Biasanya saya pancing biar siswa tertarik untuk mendengarkan, mungkin dengan kalimat “kalian pernah ke Eropa?”, “belum “, kata mereka. “Sama”. Tapi saya punya teman di eropa, tepatnya jerman. dia punya cerita rakyat yang paling dibanggakan. begitu saya lanjutkan dengan ceritanya, mereka menyimak dengan seksama (karena ada orang punya teman di Jerman, pertama kali mereka bertemu dengan guru yang punya teman di luar negeri, hehehehe).
“Dahulu kala, orang jerman sudah dikenal sebagai bangsa petualang yang senang menaklukkan wilayah-wilayah baru. Merantau adalah kebudayaan bagi mereka. Disebuah dusun terpencil, ada seorang anak muda bercita-cita tinggi yang bernama Gerald. Dia ingin sekali menemukan SUKSES hidupnya. Setelah bertanya-tanya dengan guru setempat dapatlah kesimpulan bahwa Gerald akan mengikuti kata hatinya yang akan memberikan petunjuk dimana kesuksesan hidupnya berada. Akhirnya Gerald memutuskan merantau untuk mencari guru SUKSES. Diusia yang muda sekali, Gerald masih 15 tahun, dia memutuskan berangkat merantau. Diiringi tangisan ibunya (karena kehilangan yang bisa disuruh-suruh hehehhe) dan dorongan semangat ayahnya Gerald berangkat merantau mengelilingi eropa untuk mencari guru yang tepat.
——————————————-
Setelah 5 tahun merantau, berguru kesana kemari, melewati batasan negara, baik itu prancis, swedia, swiss, belanda, belgia dan negara eropa lainnya, akhirnya tibalah Gerald muda di Inggris Raya. Suatu wilayah nan amat luas. Gerald tetap bersemangat layaknya orang yang pertama kali merantau. Singkat cerita, di suatu desa yang indah Gerald muda berjalan sambil bersenandung. Ternyata hatinya sedang riang, di persimpangan jalan dia Melihat pohon rindang dan seorang kakak tua nan lusuh duduk dibawahnya. Kelihatannya kakek tua itu sedang beristirahat. Gerald segera menghampiri kakek itu dan berkata “selamat siang kek, boleh saya ikut berteduh disini ?”, sang kakek melihatnya dengan mencondongkan kepala kemudian berkata sambil tersenyum, “silahkan saja, pilih tempat dimana saja, karena pohon ini bukan punya saya, ini milik Tuhan..he he he “. Nah, Gerald berteduh dipohon itu menemani si kakek. Tentunya mereka ngobrolkan? (Ya iya lah, emangnya batu, diam-diam aja…..).
Setelah merasa cukup beristirahat, Gerald muda nan bersemangat mohon ijin untuk melanjutkan perjalanannya kepada si kakek. Namun, sebelum dia berangkat sang Kakek menitipkan pesan. “Cucuku, sebelum kau pergi ada yang ingin aku sampaikan. Berjalanlah luruh kesana, ketika kamu berada di persimpang 3 pertama, pilihkan belok ke kanan. Disana kamu nanti akan menemukan sungai. Diseberang sungai itu ada desa. Seberangilah sungai itu, disitu akan kamu temukan guru SUKSESmu. Tapi ingat, sebelum kamu menyebrang ambillah beberapa butir batu di pinggir sungai itu ya. …..”. Si Gerald karena sangat bersemangat, dia tanpa banyak cerita segera melesat mencari persimpangan yang dimaksud, kemudian belok kanan. Ternyata benar, ada sungai. Jadi harus menyeberang, pikirnya. Berarti harus mencari sampan. Ternyata setelah mencari-cari disekitar sungai itu, dia menemukan sampai yang disembunyikan di belakang batu besar. segera dipindahkan sampan tersebut disiapkan untuk menyeberang. Tapi dia teringat pesan terakhir dari kakek itu, ambil batu sungai. Tapi….si Gerald muda RAGU… buat apa mengambil batu, gak ada perlunya, memberatkan. Hatinya bimbang, ini sepertinya gak benar, tapi kakek itu baik sekali mana mungkin memberi pesan yang tidak berguna. Akhirnya dia putusnya mengambil dua batu saja (dari pada tidak dilaksanakan kan?). Lalu Gerald menyeberang dengan sampan tadi. Ternyata setelah sampai di tengah, Gerald baru menyadari sampannya bocor, ada air naik ke sampan, tapi kalau kembali tidak mungkin. Akhirnya dengan hati ciut didayungnya sampan itu sekuat tenaga……
Usahanya walaupun tidak berhasil, tapi telah cukup membuatnya lega, karena sampan itu tenggelam ketika dia sudah dekat dengan pinggir sungai itu, akhirnya dilanjutnya dengan berenang. Lelah sekali rasanya berenang setelah mendayung itu. Tenaganya serasa hilang, lalu dia memutuskan beristirahat sambil mengeringkan badan di pinggir sungai itu. Sembari beristirahat, dipegangnya sakunya yang berisi 2 batu tersebut. Kembali muncul dalam benaknya, mengapa ya kakek tua tadi memberi pesan membawa batu. kalo bawa banyak tadi bisa berabe…..wah…..” sambil dikeluarkannya 2 batu tapi. Tapi dia terkejut, ketika memandangi batu itu. Ternyata sudah berubah menjadi permata yang indah. Coba bayangkan apa yang ada dalam pikiran anak muda yang kurang mengikuti arahan ini?…..
Tepat sekali, KECEWA. Tapi apa daya. semua telah berlalu. Mau kembali ke seberang sungai itu sudah tidak mungkin. Akhirnya dia mencari makna dibalik peristiwa itu. Dia tersenyum sambil bergumam, Terima kasih kek. Aku menemukan guru suksesku disini.
Tau kan siapa guru suksesnya?. Tepat. Pengalaman Hidup. Mari kita lihat, siapa kakek itu. Kakek itu adalah ibarat guru-guru kalian yang sudah tua tapi tetap setia membimbing kalian yang penuh gelora mengejar kesuksesan. Namun, banyak anak-anaknya yang tidak mendengarkan pesan kakek itu. Mungkin menurutnya pesan itu gak penting. Tapi nanti setelah sungai itu kalian sebrangi, sama juga dengan waktu, kalian tidak bisa kembali lagi. Hanya sedikit sekali petuah kakek itu yang kalian ikuti, yang lainnya penuh penyesalan setelah terjadi. Untung ada sedikit yang diikuti, gimana kalau tidak punya niat untuk menyimak petuahnya?.. dst….
Begitulah sy menampar benak siswa diawal pelajaran. Alhamdulillah mereka sekarang sudah semakin berkembang, anak kampung pinggir kota Pekanbaru, sudah bisa mengetik 10 jari, menginstal, trouble shooting pc, membuat LAN sederhana, baru aja bisa menginstal windows 2003 server, maen game tentunya juga bisa. sebentar lagi madingnya akan muncul di blog. nanti sy akan ikut menyadur mading mereka untuk bahan syaring sy….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: