Noordin M. Top Tewas (Akhirnya)…


Noordin M. Top

Noordin M. Top

Malam tadi mulai terjadinya drama penggerebekan kelompok teroris yang dipimpin oleh Noordin M. Top. Tepatnya sekitar pukul 23.00 Densus Anti Teror 88 telah menyerang ke sebuah rumah di Solo. Hasilnya, setelah lebih dari 7 jam peperangan seru yang menghancurkan rumah persembunyian Noordin tersebut, dipastikan Noordin M. Top menjadi korban bersama 3 orang tewas lainnya. Sedangkan 3 orang lain ditangkap hidup-hidup termasuk istri dari Adip Susilo yang bernama Putri Munawwarah yang ditemukan terluka parah.

Sore ini POLRI telah melakukan konferensi pers tentang penyergapan tersebut dan menyampaikan bahwa berdasarkan Tes Sidik Jari, terdapat kesamaan sebanyak 14 titik dari sidik jari Noordin dengan korban tewas tersebut. Dikatakan bahwa ini dapat dipastikan secara yuridis bahwa yang tewas tersebut adalah Noordin M. Top.

Sedangkan 3 orang lagi yang tewas adalah Adib Susilo, Urwah, dan Aji alias Reno. Susilo merupakan penyewa rumah yang menjadi markas teroris tersebut, sedangkan Urwah dan Reno merupakan tangan kanan bahkan dapat dikatakan panglima-panglima dari Laskar Noordin M. Top ini.

Kepastian kematian Noordin dipastikan 100% jika tes DNA selesai dilaksanakan, dan fotonya akan dipublikasi pada waktu yang sama yaitu 30 jam lagi. Sedangkan menurut sumber lainnya Noordin tewas tidak akibat tembakan Densus 88, namun karena meledakkan diri dengan bom yang melekat ditubuhnya. Memang selama ini dimaklumi kelihaian Noordin melarikan diri dari kejaran petugas karena Bom yang selalu menjadi tamengnya.

Sedangkan 3 lainnya tewas akibat tembakan petugas, bersama mereka disita 200 kg bahan peledak, pistol, senapan laras panjang buatan rusia, dan granat tangan yang siap meledak. Disamping itu ditemukan juga dokumen-dokumen yang 2 laptop yang berisikan informasi lengkap tentang mereka. Namun Kapolri tidak bersedia mengungkapkan isi detail dari laptop-laptop tersebut karena bukan merupakan konsumsi publik.

4 Orang yang tewas sudah dievakuasi ke rumah sakit Polri kramat jadi Jakarta, dan Munawwarah istri dari Susilo dirawat intensif di rumah sakit di Solo. Nah, sekarang dimana 2 lagi yang masih hidup?, Pihak Densus telah mengamankan mereka bersama yang lainnya yang ditangkap sebelumnya untuk dimintai keterangannya. Yang pasti, sudah semakin dekat Densus 88 menghabiskan Teroris kelas kakap di Indonesia tercinta ini.

Menurut Kapolri, kita tidak boleh lengah terhadap teroris ini. Masih ada buronan teroris lainnya yang masih hidup dan berbahaya seperti Syaifuddin Zuhri dan Syahrir. Keduanya merupakan ketua-ketua dari Jaringan Al-Qaida di Asia Tenggara. Seperti diketahui bahwa Al-Qaida merupakan jaringan teroris Internasional yang paling dicari saat ini di dunia.

Bravo Densus 88, Bravo Polri. Mari kita waspada, kalau ada tetangga baru yang tertutup sikapnya segera laporkan petugas ya…. Pesan kapolri dan konferensi pers tadi sore.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: