Saya Punya Opini tentang Prabowo


Assalamu’alaikum,

ini lagi pilpres, saya udah lama menahan diri untuk tidak berkomentar tentang politik terutama soal pilpres, namun kadang-kadang ada sedikit keceplosan di facebook turut berbicara. Sungguh, sebelumnya saya jarang sekali ikut pemilu. Sejak saya punya hak pilih, saya justru memilih golput. Namun saat ada orang yang menurut saya layak merefleksikan diri saya, maka luluhkan hati ini.

Tahun ini saya pun akhirnya luluh, waktu pemilu legislatif, saya akhirnya turut mencoblos, karena lihat beberapa orang teman / wakil yang dekat dengan warga lingkungan juga ikut mencalonkan diri. Alhamdulillah lolos, saya agak sedikit tahu keberaniannya memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Entahlah kalau kekurangannya, soalnya jumpanya cuma di mesjid.

Apa pendapat kamu mengenai calon presiden kita?.  Sesesorang bertanya kepada saya. Jawaban saya pasti, Timpang bro. kenapa ?. ini opini saya.

Capres kita tahun ini hanya 2 pasang. Yaitu Prabowo Subianto – Hatta Rajasa, kemudian Joko Widodo – Jusuf Kalla. Khusus yang pertama, saya punya penilaian sejak dulu, dulu sekali tahun 1998 kemudian menghilang dan kembali lagi tahun 2000-an.

Prabowo Subianto (PS) dulu adalah Orang Besar dibelakang Orang Besar Juga.  Sungguh saya melihat dia orang yang beruntung, Lahir dari garis keturunan Orang Besar. Punya Istri eh, anak Presiden. Jadi TNI dapatnya di Kopassus. Jadi Jendral tapi masih muda sekali. Belum Pernah dalam sejarah Indonesia Merdeka ada Seorang Jendral dengan kecepatan seperti dia. Pasti ada sesuatu.

Saat itu terjadi kecamuk luar biasa, saya masih STM waktu itu, Juli 2007 saya baru pulang dari Jakarta, abis kegiatan Nasional. Tak lama kemudian ekonomi Indonesia Runtuh, saya bersedih tapi di depan mata ada EBTANAS (UN), saya harus terus belajar. 2008 Ternyata mahasiswa bergerak diseluruh Indonesia, belum pernah saya melihat mahasiswa sebanyak ini dan seluas ini pergerakannya. di Jakarta pusatnya, tapi ditiap kota juga tiada henti berdemo. Entah dari mana komandonya, seperti api dalam sekam, akhirnya terbuka. dan Soeharto pun digulingkan.

Saya yang baru mau lulus ternyata harus bersabar, karena Nilai UN yang diperiksa di Jakarta, gagal dikirim akibat peristiwa ini. Tapi saya sedih karena aparat TNI dan Polri kompak mengepung anak-anak muda seusia saya, tepatnya abang-abang saya yang berdemo tanpa senjata, menembakinya dengan gas air mata. Kalau di Pekanbaru paling rawan Jl. Sumatra. Peristiwa itu terus menerus saya amati dari TV, sampai saat penculikan banyak terjadi, entahlah di Pekanbaru tapi mahasiswa saat ini dicekam rasa takut diculik, waktu itu satu nama yang paling kuat dikepala saya. Jendral PS, dia yang paling beringas waktu itu.

Akhirnya saya tahu beliau di”berhentikan dengan hormat” kemudian meninggalkan Indonesia, saya dengar ke Yordania melatih banyak Tentara di Negara Orang. Akhirnya tentu saja masuk logika, Raja Yordania bersahabat dengan dia. Entah mengapa PS  kembali ke Indonesia dan berbisnis, tapi tentunya beliau ada Hak untuk bersikap demikian kan.

Dulu Dia Garang, kemudian muncul lagi udah berubah dikit, bagi saya dia KAYA. terus masuk politik, saya melihat dari layar kaca langkah yang dilakukannya masih sama. Dengan cepat PS bisa duduk dijajaran tinggi partai bekas mertuanya GOLKAR. bersamanya ada ARB, Tomy Soeharto, Surya Paloh, dll. Tapi dari body language dan wajahnya saya melihat masih sama, orang ini masih seberingas dulu, cuma ditahan-tahannya. Yang pasti nampak sekali  PS adalah orang yang punya AMBISI Besar, ada impian besar dibelakangnya.

kurang lebih 5 tahun lalu, sejak jadi Ketua HKTI, oh sebelum ini lah, saya heran dari mana asal usulnya kok bisa PS jadi ketua HKTI, apa beliau juga petani?. jadi sejak jadi ketua HKTI beliau rajin sekali iklan di TV, memotivasi kita dan memperkenalkan dirinya. Kemudian jadi Ketua IPSI kalau tidak salah, tapi bisa jadi lah kan dulu Kopassus tentu harus jago silat juga kan. Juga sama, iklan lagi. saya perhatikan, usianya bertambah, wajah juga berubah tapi saya makin tidak positif sama beliau. Orang yang Beringas, tetap saya setidaknya ditahan-tahankan terus.

Saya tak tahu ada konflik apa, namun PS keluar dari Golkar dan mendirikan Partai Gerindra. Nah, dari sinilah awalnya saya tahu bahwa PS berambisi jadi Presiden dan mengembalikan kejayaan Soeharto serta Menuntaskan impian nenek moyangnya. saya ingatkan  bahwa ini hanya opini saya saja. Bagi saya ini harus diperhatikan orangnya. Apa tindak-tanduknya, ambisinya bagaimana  karena orang kaya bisa melakukan apa saja untuk negara menurut kemauannya, bak kata orang batak “hepeng mangatur nagaraon”–> uang mengatur negara. Siapa yang punya uang, bisa jadi akan mengatur negara.

Partai ini kaya karena porosnya adalah PS ini. setiap hari dalam 5-10 tahun yang lalu saya liat iklannya di TV, baik itu sebagai HKTI, IPSI atau Gerindra. sampai beberapa tahun yang lalu muncul jargon Gerindra Menang, Prabowo Presiden. Namun saya makin melihat ada guratan yang berubah diwajahnya. Saya melihat wajahnya makin berubah. Saya pribadi makin takut, ini orang yang harus diamankan. saya khawatir karena dia punya siasat yang besar di otak belakangnya. ada kilatan dimatanya yang menyiratkan ambisi yang amat besar. saya takut.

Tapi apalah saya, ini cuma opini saja, untuk melepaskan sebagian gundah saya. Orang boleh menggadang-gadangkan beliau. Bahkan jika Allah menakdirkan beliau jadi Presiden RI ke 7 pun saya pasrah pada Allah. Tapi saya Tetapkan diri saya, bahwa PS bukannya orang yang akan saya pilih karena :

1. Orang tua saya mengajarkan, jangan mencalonkan diri, ambisi pada jabatan adalah ciri-ciri penghancur organisasi. Orang yang ditunjuk (dicalonkan) lebih bermartabat daripada mencalonkan diri.

2. Nabi Muhammad S.a.w menyatakan ciri-ciri pemimpin yang layak itu adalah : Siddiq (Benar, jujur, lurus). Tabligh (komunikatif, mau menyampaikan dan mendengar), Amanah (Dipercaya), dan Fathonah (Cerdas). kalau dilihat dari PS, saya tidak yakin dengan ciri yang pertama, karna dari wajahnya sangat banyak hal yang disimpannya.

3.  Rekam Jejak sangat mencurigakan semasa orde baru. Sebagai orang yang sangat cepat proses karirnya itu sangat mencurigakan. terserah pandangan orang lain, saya coba cari jejak karir orang rata-rata di TNI, tidak ada yang secepat PS ini.

4. Akhir-akhir ini saya melihat ada konspirasi besar dibelakangnya, dengan sentimen kelompok islam Ekstrimis yang bergabung bersamanya, tapi juga bergabung kelompok orde baru yang mengubah dirinya. saya meyakini ambisinya serasa dilayani, dengan percaya diri PS bisa melumat siapa saja dan kemudian dibenarkan oleh semua pendukungnya. Indonesia akan kembali ke masa lalu setelah itu. Wallahu A’lam.

Saya belum sampai pada keputusan final saya, apakah memilih pasangan kedua atau opsi lainnya, GOLPUT. Setahu saya, golput juga sebuah pilihan, pilihan untuk tidak memilih karena ada berbagai alasan yang berakhir tidak memilih. Semoga Allah memberikan petunjuk yang benar untuk saya. sampai saat ini bagi saya PS bukan pilihanku. maaf jika ada yang tersinggung, karena ini hanya opini saja.

One Response

  1. Hahaha….🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: