Motor Hilang, Begini caranya mengurus ke Leasing


Pertama, aku ingin berdoa dulu. Ya, Allah, cukupkanlah rezeki ku di dunia ini, sempurnakanlah rizki ku diakhirat nanti, ridhoilah aku dan keluargaku untuk menjadi ahli surgamu.

Sungguh sejak mengerti tentang riba, aku meragukan apakah kredit motorku yang sudah berjalan itu riba atau tidak, soalnya kreditnya kata FIF itu adalah yang paket syariah. tapi ah, ndak usah di bahas sekali lah disini, bukan itu pembicaraannya saat ini. Kali ini soal motor hilang.

Ya, Motorku yang matic (Honda Beat) hilang hari rabu, tanggal 16 September 2015, jam 20.00 di Mesjid dekat rumah. O, ya. sekarang aku tinggal di kota Duri, kec. Mandau Kab. Bengkalis-Riau, sedangkan kredit motorku di Pekanbaru. Nah, kejadian ini bikin syok kan !. aku mulanya agak bingung dan  ragu, tadi bawa motor apa nggak. 5 menit clangak-clinguk baru yakin motor sudah hilang. Nah, kalau teman-teman ada kejadian seperti saya apa yang sebaiknya dilakukan ?

  1. Cari Saksi.

    Udah yakin nih, motor hilang, carilah saksinya. siapa tau waktu motornya dicuri, ada yang liat pelaku curanmor itu. atau setidaknya ada saksi yang membenarkan bahwa motor kita hilang. bisa Tanya tetangga, RT, atau pengurus masjid disekitar sana jika hilangnya di masjid seperti motorku itu.

  2. Melapor ke Polisi Terdekat

    Datangi kantor polisi terdekat, laporkan kejadian yang kita alami. bawa sekalian STNK asli dan BPKB. tapi fotocopy dulu buat backup. terus bawa juga kunci kontak motor yang hilang itu, siapa tau ditanyain sama om polisi itu. Nah gimana kalau kita masih kredit, BPKB kan masih di leasing. Sebaiknya lapor dulu ke kantor leasing terdekat (tentunya sesuai dengan perusahaan leasing tempat ngambil motornya), minta surat keterangan leasing untuk pengaduan ke polisi, itu gratis aja. Jadi itu bisa dijadikan ganti dari BPKB.

    Dikantor polisi,kita nanti diperiksa 2 kali, dibagian pengaduan untuk membuat surat pengaduan kemudian dioper ke ke bagian Riksa, untuk diperiksa oleh reskrim. nah, disitu STNK asli dan kunci kontak akan disita. Seharusnya hasilnya adalah surat pengaduan dan surat sita

  3. Melapor ke Leasing (asuransinya)

    Nah, setelah melapor ke polisi, segera melapor ke leasing, pada bagian asuransinya. perusahaan asuransi biasanya menempatkan stafnya di leasing tersebut. yang harus disiapkan adalah : kunci kontak ke 2, surat sita, surat pengaduan, ktp pelapor, ktp pemilik motor, kartu keluarga, fotocopy stnk, surat surat yang berkaitan dengan kredit kita seperti perjanjian kredit, perjanjian asuransi, dan siapkan materai 6000 3 lembar. Ada satu lagi yang harusnya diurus sendiri yaitu surat blokir STNK di samsat. tapi bisa dititipin lewat calo di leasing. kalau mau urus sendiri, bawa fotocopy surat sita, fotocopy surat hilang dan fotocopy STNK.

    Petugas asuransi akan mewawancarai kita mengenai kejadian dan memberikan penjelasan. kita akan tanda tangan 2 form yaitu pelaporan kehilangan dan hasil wawancara. Nanti ada penjelasan klausul klaim ganti rugi dengan asuransi. kalau tidak salah < 6 bulan diganti 100%. < 1 tahun diganti 95%. < 2 tahun diganti 85% dan diatasnya diganti 75%. Kalau kita berhasil mendapatkan surat dari kadit serse polda setempat, biaya admnya cuma 100 ribu, tapi kalau tidak dapat biaya tambahan 10% dipotong dari pencairan dana.

  4. Kalau seluruh syarat sudah terkumpul, tinggal tunggu.

    Setelah ketemu petugas asuransi, kita dioper ke petugas leasing. diperiksa sisa angsuran kita, dan dijelaskan apa yang terjadi berikutnya. jadi angsuran kita itu harus tetap dibayarkan ke leasing dengan cara dipotong dari dana asuransi telah dicairkan. Nah, disana dihitung berapa sisa pokok hutang kita, se-gitulah jumlah potongannya. lama pencairan jika dokumennya lengkap sekitar 14 hari. pihak leasing tidak bersedia mengganti motor yang hilang meskipun kita bersedia melanjutkan pembayaran kredit kita. karena mereka ngotot bahwa 1 kontrak hanya untuk 1 motor, jika motor hilang dan diganti dengan motor yang lain, berarti item itu terlanggar.

hingga saat ini, aku masih menyelesaikan sisa dokumen yang belum beres (lupa). yaitu surat sita, KK dan kunci kontak. rencana mau negosiasi untuk menunggu surat kaditserse itu bisa keluar, sayang kan uangnya 10% dari sisa kontrak, banyak loh. padahal biaya ngurusnya gak sampai 100 ribu. bahkan gratis.
tapi hikmah yang bisa diambil dan disyukuri adalah aku tidak perlu lagi bayar kredit. tidak ragu lagi apakah sedang mengerjakan riba atau tidak. dan memang aku berdoa untuk berhenti mengambil kredit apapun yang berpotensi riba. harta bersih, hidup jadi tenang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: